Langsung ke konten utama

Cara Membuat CPanel Hosting

 

Apa itu cPanel?

Seperti yang telah dijelaskan di atas, cPanel adalah control panel untuk mengelola hosting website-mu. Berkat adanya cPanel, kamu tak memerlukan pengetahuan programming maupun coding secara mendalam untuk membangun website. Sebab, cPanel memberikanmu kemudahan melalui tampilan khusus untuk pengguna untuk mengelola website. Mulai dari instalasi CMS, membuat email profesional hingga membuat subdomain, semua bisa dilakukan di cPanel.

Kegunaan cPanel

Mengingat ada begitu banyak fungsi cPanel, berikut ini adalah beberapa fungsi utama yang bisa kamu manfaatkan dari cPanel:

  • Menginstal Content Management System (CMS) yang digunakan untuk mengelola konten website seperti WordPress, Joomla, atau Drupal.
  • Menambahkan nama domain dan subdomain ke akun hosting,
  • Mengunggah file langsung ke server.
  • Mengelola akun File Transfer Protocol (FTP) untuk mengunggah file melalui FTP.
  • Membuat dan mengelola database untuk menyimpan konten di website.
  • Meningkatkan keamanan dengan menginstal sertifikat SSL.
  • Mendiagnosa masalah yang ada pada website-mu.

Cara Mengakses cPanel

Panduan cPanel selanjutnya adalah cara mengakses cPanel. Usai membeli paket hosting, kamu akan mendapat email berisi detail akun cPanel. Klik link yang akan mengarahakanmu ke halaman cPanel, lalu masukkan username dan password yang diminta.

Namun, ada cara lain yang bisa kamu gunakan jika di kemudian hari kamu tak mau repot mencari email detail akun hosting untuk membuka link login cPanel, yaitu dengan mengetikkan “(namadomain):2083 jika kamu sudah menginstal SSL hingga menjadi “https” dan “:2082” jika website-mu masih diawali dengan “http”. Setelah itu, masukkan username dan password.

Happy Well Done GIF by MightyMike

Panduan cPanel untuk Instal Aplikasi

Setelah mempunyai akun hosting, kamu membutuhkan aplikasi web yang bisa digunakan untuk mengelola konten di website-mu. Tergantung jenis website, kamu bisa menginstal beberapa jenis aplikasi untuk CMS, seperti WordPress, Joomla, atau Drupal. Pada contoh kali ini, kamu akan melihat contoh gambar yang menggunakan cPanel dari pemasangan hosting di Dewaweb.

Baca juga: Perbandingan antara CMS WordPress, Joomla, dan Drupal

Pilih salah satu dari ketiga CMS tersebut, lalu klik “Softaculous Apps Installer” seperti pada gambar.

panduan cpanel

Setelah itu, klik aplikasi yang ingin kamu instal. Inilah salah satu kemudahan penggunaan cPanel, karena kamu hanya perlu mengikuti langkah-langkah yang sudah ada untuk dapat menginstal aplikasi bagi website-mu.

Panduan cPanel untuk Menambahkan Subdomain, Parked Domain, dan Add-on Domain

Ketika mendaftarkan sebuah akun hosting, kamu akan mendapatkan satu domain utama atau primary domain. Namun, kamu bisa menambahkan lebih dari satu domain lagi, tergantung jenis domain apa yang ingin kamu buat. Ada tiga jenis domain yang bisa kamu buat, yaitu sub-domain, parked domain, dan add-on domain.

  • Subdomain – ini adalah domain tambahan untuk memisahkan halaman pada domainmu. Misalnya domain utamanya adalah “cikenblekpaper.com”, lalu sub-domainnya adalah “blog.cikenblekpaper.com” atau “kontak.cikenblekpaper.com”.
  • Parked domain – di sisi lain, ada juga parked domain, yaitu domain yang mirip dengan domain utamamu, tujuan dibuatnya adalah agar pengunjung yang melakukan saltik (typo) ketika menulis domainmu bisa tetap diarahkan ke domain aslimu. Misalnya nama domainmu adalah “cikenblekpaper.com” lalu kamu bisa membuat parked domain bernama “cikenblekpaper.co.id” agar calon pengunjung akan tetap diarahkan ke website aslimu meski mereka salah ketik.
  • Add-on domain – ini adalah domain yang benar-benar berbeda dengan domain yang sudah kamu miliki. Contohnya, kamu membuat nama domain “sayalaper.com” setelah mempunyai domain “cikenblekpaper.com”. Tapi mengingat kedua domain ini saling berbagi akun hosting, mungkin masing-masing kecepatan website akan berbeda karena kedua domain tersebut bersaing mendapatkan jatah storage dari hosting yang sama.

Menambahkan Subdomain

Berikut ini adalah panduan cPanel untuk menambahkan sub-domain. Di halaman Softaculous, klik Subdomains

Di halaman selanjutnya, tentukan nama subdomain yang ingin kamu gunakan, pada contoh ini kita akan menambahkan “blog.cikenblekpaper.com”, lalu klik “Create” dan selesai!

Menambahkan Parked Domain

Khusus yang satu ini, kamu perlu mengunjungi halaman domain murah Dewaweb terlebih dulu. Tentukan nama domain baru yang hendak digunakan, lalu klik “Check” untuk mengecek ketersediaan domain. Jika sudah mendapatkan nama domain yang tepat, klik “Order”.

panduan cpanel

Di halaman Konfigurasi Domain, klik “Lanjutkan”.

Selanjutnya, pastikan nominal yang akan kamu bayarkan sudah benar, lalu klik “Checkout”.

Jangan lupa untuk login akun hosting agar domain baru ini bisa dipasangkan ke akun hosting-mu. Pastikan informasi yang diberi tanda centang seperti gambar sudah terisi semua. Setelah itu, klik “Selesaikan Order”. Ikuti langkah pembayaran yang diminta hingga selesai.

Setelah itu, lakukan pointing domain dari parked domain ke domain aslimu.

Menambahkan Add-on Domain

Tak berbeda jauh dari parked domain, menambahkan add-on domain mirip seperti menambahkan subdomain. Pada panduan cPanel ini, pertama kamu harus mengklik “Addon Domains” seperti pada gambar.

Setelah itu, isi nama domain yang ingin kamu tambahkan, lalu klik “Add Domain”, selesai.

Melalui fitur ini, kamu juga bisa mengatur atau menghapus nama domain yang sudah ada dengan mengklik “Modify Addon Domain” di bagian bawah halaman.

Panduan cPanel untuk Mengunggah Files

Panduan cPanel selanjutnya adalah untuk membantumu mengunggah file ke servermu melalui dua akses berbeda:

  • File Manager – tool ini memungkinkanmu mengunggah file langsung ke website-mu.
  • FTP Accounts – bisa menghubungkanmu dengan server web melalui program yang disebut dengan FTP Program.

Biasanya, File Manager digunakan untuk mengunggah beberapa file di waktu yang bersamaan dan memindahkan file yang ada di server website-mu. File Manager juga mudah digunakan dan tidak memerlukan program tambahan. Semua bisa dilakukan di browser-mu. Tapi, kalau kamu ingin mengunggah file berukuran besar, sebaiknya kamu menggunakan FTP Program.

Menggunakan File Manager untuk Mengunggah File

Klik File Manager dari halaman dashboard cPanel-mu.

cPanel-File-Manager-Dewaweb

Setelah itu, kamu akan dibawa ke tampilan File Manager.

cPanel-Upload-File-Manager-Dewaweb

Dari sini, kamu bisa mengatur folder yang ada. Kamu juga bisa mengunggah file baru di bagian atas toolbar.

Mengatur akun FTP untuk Mengungah File melalui FTP

Setidaknya, kamu memerlukan dua hal untuk mengunggah dan mengatur file melalui FTP, yaitu:

  • Akun FTP
  • Program FTP

cPanel hanya dapat membantumu dengan akun FTP. Kamu perlu mengunduh sendiri program FTP-mu. Salah satu program FTP yang sering direkomendasikan adalah FileZilla. Untuk mengatur akun FTP, masuk ke section Files dan pilih FTP Accounts di dashboard cPanel.

cPanel-FTP-Account-Dewaweb

Jika belum memiliki akun FTP, kamu bisa membuatnya langsung di halaman selanjutnya.

cPanel-FTP-Account-Create-Dewaweb

Masukkan username dan password-mulalu kosongkan kolom Directory jika kamu ingin mengakses semua folder. Kamu juga bisa menggunakan kolom ini untuk memberi batas akses FTP hanya ke beberapa direktori spesifik di servermu.

Selanjutnya, biarkan kolom “Quota” tetap unlimited, kecuali jika kamu ingin mengatur limit data yang dapat diunggah oleh akun ini. Setelah itu, kamu bisa menggunakan akun tersebut untuk login ke program FTP yang kamu gunakan. Kamu juga bisa scroll ke bawah dan menggunakan Configure FTP untuk membantumu melakukan pengaturan.

Panduan cPanel untuk Membuat Akun Email dengan Akhiran Nama Domainmu

Setelah mempunyai website, kamu bisa membuat nama email dengan akhiran domain, misalnya jono@cikenblekpaper.com. Melalui panduan cPanel yang satu ini, kamu akan mempelajari bagaimana cara membuat email dengan akhiran nama domain milikmu.

Baca juga: Manfaat Email dengan Nama Domain Sendiri

Saat berada di halaman dashboard cPanel, masuk ke section Email. Kemudian pilih “Email Accounts”.

cPanel-Email-Account-Dewaweb

Di halaman selanjutnya, masukkan username email yang inginkan, pilih nama domain jika domainmu lebih dari satu, lalu tentukan password, dan kapasitas mailbox. Kemudian klik “Create Account”.

Cara mengirim dan menerima email dengan email baru

Usai membuat akun email dengan akhiran domainmu, kamu bisa menggunakan Webmail untuk mulai mengirim dan menerima email secara langsung. Kunjungi Webmail dengan menambahkan “/webmail” setelah nama domain. Kemudian, login menggunakan username dan password yang baru saja kamu buat.

Kamu juga bisa mengirimkan email dengan akhiran domainmu melalui provider email lain, seperti Google (Gmail) atau Yahoo! Simak cara membuatnya dari artikel Cara Membuat Email dengan Domain Sendiri.

Artikel Terkait: Konfigurasi IMAP, POP3, dan SMTP untuk Email Hosting

Panduan cPanel untuk Meningkatkan Keamanan Website dan cPanel

Selain menginstal aplikasi, menambahkan domain, mengunggah file, serta membuat email menggunakan akhiran nama domain, kamu juga bisa meningkatkan keamanan website-mu melalui cPanel. Ada beberapa tools yang bisa kamu gunakan, dua di antaranya adalah:

  • Directory Privacy – tool yang bisa membantumu membuat password untuk folder tertentu di server milikmu.
  • IP Blocker – tool ini membantumu memblokir traffic dari IP address tertentu yang menimbulkan masalah.

Untuk menambahkan password di directory cPanel, pilih Directory Privacy di section Files. Kemudian pilih direktori mana yang ingin kamu berikan password. Jika kamu ingin memblokir alamat IP tertentu, klik “IP Blocker” di section Security, lalu masukkan alamat IP yang ingin diblokir.

Panduan cPanel untuk Membuat dan Mengelola Database

Databases adalah tool yang membantu menyimpan dan mengakses data. Jika kamu menggunakan tool seperti WordPress, semua data di website-mu akan disimpan di sebuah basis data. Kamu bisa mempelajari cara ini agar nantinya, kamu bisa melakukan migrasi website WordPress secara manual jika diperlukan.

Untuk membuat MySQL Database, masuk ke MySQL Database di section Databases. Kemudian lakukan 3 langkah berikut:

cPanel-MySQL-Database-Dewaweb

Pertama, isi section Create a New Database. Masukkan nama yang ingin kamu gunakan, lalu klik “Create Database”.

Kemudian scroll dan Add a New User. Kamu hanya perlu memasukkan username dan password yang ingin digunakan, lalu klik “Create a User”.

Panduan cPanel untuk Melihat Error Log Website

Panduan cPanel yang terakhir adalah melihat log eror dari cPanel. Sama seperti databaseerror log adalah fitur yang mungkin akan jarang kamu gunakan. Namun, ketika kamu menemukan masalah pada website-mu, error log server adalah salah satu tool yang bisa membantumu mencari tau apa yang sedang terjadi. Jika ingin mengakses log eror sebuah server, kamu perlu masuk ke Errors yang ada di section Metrics.

Simpulan [H2]

Dari berbagai hal yang bisa kamu lakukan di cPanel, nampaknya dua hal terakhir tak begitu perlu kamu pahami. Pasalnya, selain terlalu teknis, dua hal ini bisa dilakukan oleh Ninja Support yang selalu sedia selama 24 jam untuk membantu kamu. Oleh karena itu, jika memerlukan bantuan, kamu bisa segera menghubungi Ninja Support Dewaweb.

Tapi, bagaimana dengan hal-hal lain, cPanel ternyata mempunyai fungsi yang cukup penting juga ‘kan untuk mengelola website-mu? Tanpa perlu memahami coding atau bahasa pemrograman, sekarang kamu sudah bisa mengutak-atik website-mu. Makanya, segera pilih paket hosting yang cocok buat kamu dan manfaatkan promo yang ada untuk membuat website pribadimu!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar Pemrograman C: Mengenal Fungsi pada Bahasa C

Dalam pemrograman, fungsi sering digunakan untuk membungkus program menjadi bagian-bagian kecil. Logika program yang ada di dalam fungsi dapat kita gunakan kembali dengan memanggilnya. Sehingga tidak perlu menulis ulang. Pada kesempatan ini, kita akan belajar tentang fungsi pada bahasa pemrograman C. Mulai dari cara membuat, memanggil, hingga membuat program CRUD sederhana dengan fungsi. Mari kita mulai… Apa itu Fungsi? Fungsi adalah sub-program yang bisa digunakan kembali baik di dalam program itu sendiri, maupun di program yang lain. Contoh fungsi yang sering kita buat adalah fungsi  main() . Fungsi ini memang wajib ada di setiap program C karena akan dieksekusi pertama kali. Kita juga sebenarnya bisa membuat fungsi yang lain… Bagaimana caranya? Silahkan lanjutkan membaca: Cara Membuat Fungsi pada Bahasa C Fungsi pada bahasa pemrograman C dapat kita buat dengan cara seperti ini: Fungsi biasanya akan mengembalikan sebuah nilai dari hasil prose...

Membuat layanan PBX dengan MizuVoIP

  1. Pastikan komputer server telah terinstal OS minimal Windows 8 dan terkoneksi dengan internet 2. Unduh aplikasi MizuVoIP pada link berikut. 3. Sesuaikan jenis paket instalasi dengan sistem operasi komputer server yang digunakan setelah proses unduhan selesai, jalankan file instalasi tersebut. 4. Pilih Next untuk memulai proses instalasi 5. Pilih opsi I accept the agreement sebagai tanda anda menyetujui lisensi instalasi, kemudian pilih Next. 6. Tentukan lokasi folder instalasi dari Mizu, lalu pilih Next. 7. Berikan nama Start Menu Folder dari Mizu lalu pilih Next 8. Klik Install untuk memulai proses instalasi. 9. Tunggu beberapa saat hingga proses instalasi selesai. 10. Klik Finish untuk mengakihiri proses instalasi dan menjalankan aplikasi Mizu. 11. Berikut adalah tampilan dari aplikasi PBXAdmin Mizu. 12. Pada saat konfigurasi instalasi awal, akan muncul Configuration Wizard, pilih Quick/Auto configuration kemudian pilih Next. 13. Lengkapi detail isian konfigurasi Mizu seperti...

PERANGKAT TEKNOLOGI KOMUNIKASI DALAM JARINGAN

1) NIC (Network Interface Card) berfungsi PC Stand Alone agar dapat berkomunikasi dengan PC lain, diperlukan Network Interface Card (NIC). NIC berfungsi menghubungkan PC dengan media yang digunakan. 2) Kabel Alat yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal dari satu tempat ke tempat lain. Berdasarkan jenisnya, kabel terbagi menjadi 3 yakni kabel tembaga (copper), kabel koaksial, dan kabel serat optik. 3) Modem (Modulator-Demodulator) adalah proses penerjemahan data dari digital ke analog sehingga bisa ditransmisikan. Demodulate adalah sebaliknya, proses menerjemahkan dari analog ke digital. 4) Repeater adalah peralatan yang berfungsi memperkuat sinyal di dalam jaringan komputer. 5) Access Point adalah sebuah node yang telah dikonfigurasi secara khusus pada sebuah WLAN (Wireless Local Area Network). Access Point bertindak sebagai pusat pemancar dan penerima untuk sinyalsinyal radio WLAN. Access Point sering disebut juga base station. 6) Router Sebuah alat jaringan komputer yang mengirim...